4 Makanan Para Raja Indonesia Zaman Dahulu

Selain dikenal sebagai negara kepulauan, Indonesia ada zaman dahulu juga dikenal sebagai negara kerjaan seperti Thailand. Mulai dari Kerajaan Kutai, Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Tarumanegara dan masih banyak lagi. Dengan banyaknya kerajaan tersebut, tentu saja masing-masing memilki makanan khusus untuk para raja. Kira-kira, apa saja makanan para raja zaman dahulu yang masih bisa Anda nikmati saat ini? Simak informasinya di artikel berikut.

Dendeng

Dendeng merupakan makanan para raja yang terbuat dari bahan olahan daging yang diiris tipis-tipis seperti lembarang. Selanjutnya, daging tersebut diberi bumbu cabai yang dicincang kasar. Makanan ini sudah ada dan menjadi menu favorit di kerajaan Medang, atau lebih dikenal dengan Kerajaan mataram Kuno. Hal ini tertulis pada Prasasti Taji yang ditemukan di dekat Ponorogo, Jawa Timur.

Rawon

Makanan dengan kuah bewarna hitam ini menjadi makanan para raja kerajaan Kediri menurut kita Bomakawya. Hidangan dengan bahan dasar biji kluwak ini memiliki isian tauge, daging sapi, dan daun bawang. Bagi sebagian orang yang pemilih terhadap makanan, mungkin mereka akan menganggap bahwa Rawon adalah sayur dengan warna yang aneh. Namun, rasa masakan ini sangat lezat dan penuh citarasa.

Pecel

Siapa yang tidak tahu pecel? Makanan sehat asal Indonesia ini memiliki bahan dasar yang didominasi oleh sayur-sayuran hijau yang direbus, lalu disiram dengan kuah kacang. Dalam sebuah kitab Ramayana diceritakan bahwa hidangan khas Madiun ini menjadi makanan para raja zaman dahulu. Selain mudah dibuat, makanan ini juga memiliki banyak serat dan vitamin yang dibutuhkan oleh rubuh. Oleh sebab itu, para raja mengonsumsi kudapan ini untuk menjaga kesehatan dan stamina mereka.

Wajik

Saat berkunjung ke daerah Jawa Tengah, mungkin Anda tidak asing lagi melihat Wajik dijual hampir di setiap toko atau dihidangkan sebagai kudapan untuk para tamu. Kudapan yang terbuat dari ketan yang dimasak dnegan gula merah hingga bewarna coklat ini ternyata adalah makanan para raja kerajaan Majapahit. Hal ini buktikan dari kita Nawa Ruci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *