Cara Atur Keuangan Perbulannya Dengan Mudah

atur keuanganKetika gaji sudah turun, kadang kala kita malah tergiur dan malah memakai gaji untuk hal-hal yang tidak bermanfaat padahal kebutuhan pokok dan cicilan sudah menunggu untuk dipenuhi. Gaya hidup yang tidak seimbang dan godaan-godaan lain membuat sebagian orang sulit untuk mengatur gaji. Bingung ketika dihadapkan antara kebutuhan dan keingingan. Hal inilah yang mengganggu keuangan tiap bulannya. Berikut cara atur keuangan yang bisa membantu Anda!

1. Buat Anggaran Belanja

Setaip bulannya Anda wajib untuk merencanakan anggaran belanja ketika sudah menerima gaji. Hal ini diperuntukan untuk meninjau kembali pengeluaran yang Anda lakukan selama sebulan terakhir. Cara semacam ini membantu mengetahui kemana saja uang yang Anda pergunakan. Catat apa saja yang sudah dilakukan seperti makan diluar, makeup, fashion, jalan-jalan, atau hal lainnya. Dengan mengetahuinya sejak awal akan memnudahkan Anda dalam melakukan penghematan. Atur keuangan seperti ini sangat memudahkan Anda dan membuat diri menjadi disiplin.

2. Punya Dua Rekening Bank

Atur keuangan akan lebih mudah jika menggunakan 2 rekening sekaligus. Gunakan satu rekening untuk melakukan pembayaran, seperti membayar listrik, cicilan rumah, air, dll dan rekening lainnya untuk melakukan tabungan. Pemisahan rekening seperti ini bisa membantu Anda untuk pembayaran. Pilihlah bank yang punya biaya administrasi rendah dan dengan jaringan ATM-nya terbatas agar Anda bisa menekan biaya penarikan.

3. Melunasi Utang dan Cicilan adalah Prioritas

Melunasi hutang dan membayar cicilan adalah hal yang wajib diprioritaskan. Jangan biarkan hutan menumpuk dan jangan biarkan hutang melilit Anda. Aturlah semua itu segera setelah gaji Anda turun. Dan jika ingin mencicil, aturlah sebesar 30% dari gaji Anda.  Atur keuangan seperti ini membantu Anda menentukan anggaran dalam jangka panjang

4. Membandingkan Pengeluaran dan Anggaran yang Dibuat

Terakhir, coba bandingkan jumlah pengeluaran dan anggaran yang sudah Anda buat. Jika tidak sesuai satu sama lainnya revisilah hingga sesuai dan pastikan uang atau gaji Anda tidak dibuang untuk hal yang tidak dibutuhkan. Gunakan juga cara ini sebagai pengingat dari bulan sebelumnya, seperti pengeluaran apa yang dilakukan dengan anggaran yang sudah dibuat. Atur keuangan dengan cara ini memang agak sedikit membuat pusing tapi sangat ampuh menolong untuk menghemat lebih banyak.

Tips Mengelola Uang Pensiun

uang pensiunKebanyakan orang belum mengerti tentang cara mengelola uang pensiun yang benar. Padahal jika salah mengelola uang akan berakibat fatal dan uang yang sudah ditabung selama bertahun-tahun tidak bisa dimanfaatkan dengan baik dan malah terbuang dengan pecuma tanpa ada hasil nyata untuk masa-masa tua. Karena hal itu juga Anda harus cermat dalam mengelolanya. Jangan gunakan uang Anda dengan sia-sia, perhatikan dan ikuti tips di bawah ini untuk mengatur uang yang diterima.

1. Bedakan apa yang menjadi kebutuhan pokok dan yang hanya sekedar keinginan

Hal seperti ini sangat penting bagi semua orang untuk mengetahui perbedaan antara kebutuhan pokok dan juga yang hanya keinginan. Kebutuhan adalah hal wajib yang harus terpenuhi dan sesuatu yang tak boleh tidak, seperti makan, pakaian, listrik, air, dan juga rumah. Adapun keinginan hanyalah sesuatu yang dipenuhi hanya untuk sekedar memuaskan diri sendiri. Jika tak terpenuhi bukan sebuah masalah atau berpengaruh pada hidup kita. Contohnya perhiasan, mobil, motor, makeup, dll.

2. Fleksibel Menarik Uang

Jika Anda sudah tahu kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi dan pendapatan Anda sudah bisa diprediksi baru Anda bisa melalukan penarkan atau mengeluarkan biaya uang pensiun. Kebanyakan orang hanya menarik sekitar 3 – 5 % saja setiap tahunnya, semua bergantung pada kepribadian Anda, apakah Anda orang yang konservati atau agresif.

3. Berinvestasi

Ketika mendapatkan uang pensiun, cara cerdik memanfaatkannya dengan benar adalah dengan menginvestasikannya. Ketika tua nanti mungkin Anda sudah tidak bisa seaktif seperti muda dulu, maka dari itu ada baiknya untuk menjungan hari tua Anda. Dengan berinvestasi jika Anda tidak hanya bisa mengandalkan uang pensiun saja. Investasi sama saja mendapatkan uang secara pasif, memang beresiko tetapi kemungkinan berhasil dalam sebuah usaha lebih tinggi. Sisihkan minimal 15% uang untuk investasi skala pendek, menengah atau panjang.

4. Membuat Usaha

Sadar jika Anda tak bisa memenuhi kebutuhan hanya dengan uang pensiun saja, lebih baik membuat usaha yang jelas-jelas ada hasil untuk Anda. Buatlah usaha kecil-kecilan. Alokasikan setidaknya 20% dari uang pensiun untuk jaga-jaga selama beberapa bulan kedepan jika usaha yang Anda jalankan tidak berjalan lancar.

Tabungan Pensiun Untuk Persiapan Hari Tua

tabungan pensiunUsia muda identik dengan hura-hura dan hedonisme, padahal disaat itulah orang-orang harus mulai mengumpulkan uang untuk mengahadapi masa tua yang akan datang. Tetapi godaan memang selalu datang menghampiri, seperti ada saja yang ingin dibeli. Memang masa muda kita cenderung memiliki banyak waktu dan tenaga sehingga bisa lebih produktif lagi untuk menghasilkan uang tapi akan lebih baik lagi jika uang yang dihasikan untuk tabungan pensiun karena saat tua nanti akan sulit untuk menghasilkan uang. Berikut akan dibahas tips-tips untuk mengatur tabungan pensiun.

1. Menabung dan investasi adalah dua hal yang wajib

Kasus yang sering terjadi pada karyawan adalah gaji akan habis pada pertengahan bulan. Hal itu bisa terjadi karena kebiasaan boros dan menghambur-hamburkan uang pada awal bulan. Ingatlah, hal yang menjadi kewajiban jika ingin disaat tua nanti tidak sulit adalah denga menabung. Memang menabung adalah hal yang sulit tapi akan sangat bermanfaat diakhir. Selain menabung, hal lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan berinvestasi. Investasi adalah cara mendapatkan uang secara pasif, memang beresiko tetapi berinvestasi adalah cara mengelola tabungan pensiun terbaik.

2. Membuat perencanaan keuangan dan mengontrol pengeluaran

Kadang kala orang menyepelekan tentang pengeluaran, padahal tanpa sadar biaya yang sudah dikeluarkan melunjak besar. Perhatikan hal-hal kecil soal biaya pengeluaran. Seperti perhatikan dan catat biaya parkir, tax, atau biaya tambahan lainnya. Ketika Anda sudah menerima gaji, segeralah catat apa biaya apa saja yang bakal dikeluarkan. Sekecil apapun biayanya tetap catat. Hindari pengeluaran yang tak penting, berhematlah tapi jangan sampai kelewatan juga. Catat diawal bulan apa saja yang Anda harus penuhi seperti biaya pokok makan, uang air, listrik, biaya cicilan dan lainnya. Kesampingkan sesuatu yang sebenarnya bukan menjadi kebutuhan agar tabungan pensiun Anda tidak terganggu.

3. Lunasi hutang atau cicilan dengan segera

Anda tidak maukan disaat tua nanti hidup dipenuhi dengan hutang? Zaman sekarang memang sulit hidup tanpa hutang. Semua orang memiliki hutang Hutang seolah-olah sudah menjadi bagian dari hidup. Sebelum itu terjadi, lunasilah hutang sesegera mungkin agar pada masa tua tidak terbebani atau terlilit hutang, apalagi hutang kredit. Jangan lupa juga lunasi cicilan karena akan sulit untuk membayarnya jika sudah pensiun. Ada baiknya Anda menyiapkan dana darurat dari sekarang untuk hal-hal tak terduga yang dapat membantu Anda jika hal mendesak terjadi. Dengan begitu tabungan pensiun untuk hari-hati tua tidak bisa diganggu gugat.

3 Cara Mudah Mengatur Manajemen Keuangan Keluarga

manajemen keuanganKetika sudah memasuki dunia rumah tangga maka ada banyak yang harus dipikirkan. Salah satunya adalah soal mengelola keuangan. Tidak mudah untuk mengatur semua kebutuhan apalagi yang merupakan kebutuhan bersama. Mulai dari uang belanja, bayar listrik, bayar air, uang jajan anak, dan kebutuhan lainnya memakan biaya yang cukup. Sebagai ibu rumah tangga ini adalah tantangan yang harus diterima. Salah satu cara yang bisa membantu adalah dengan punya manajemen keuangan dan di bawah ini ada beberapa cara manajemen keuangan yang bisa Anda ikuti untuk mengelola pengeluaran dalam berumah tangga.

1. Analisa Kebutuhan Keluarga

Pertama-tama yang wajib Anda lakukan adalah mengetahui seberapa banyak pemasukan yang dimiliki oleh keluarga Anda, seperti jumlah pendapatan Anda dan juga suami. Setelah diakumulasikan barulah cari dan hitung biaya pengeluaran dalam perbulannya yang termasuk listrik, telepon, biaya kesehatan, servis, dan belanja bulanan. Jangan lupa dengan biaya cicilan atau hutang jika Anda punya. Masukanlah dana yang memang wajib untuk dibayar perbulannya.  Dengan peraturan manajemen keuangan pertama ini Anda bisa memperhitungkan kisaran pengeluaran.

2. Buatlah Perencanaan Keuangan

Setelah melakukan point pertama maka Anda akan mengetahui sumber pengeluaran. Yang harus dilakukan selanjutnya dalam manajemen keuangan adalah membuat perencanaan keuangan. Aturlah berapa yang akan dikeluarkan dan yang bakal disimpan. Buatlah sesuai denga keadaan keuanga keluargda Anda dan serealistis mungkin. Tetapi jangan sampai lupa dengan kebutuhan diri sendiri seperti jangan lupa untuk memasukan dana untuk senang-senang bersama keluarga. Minimal masukan dana senang-senang setidaknya sebulan sekali.

3. Menabung dari Keluarga Untuk Keluarga

Menabung hukumnya wajib bagi setiap keluarga, ajarkan menabung pada anak-anak dari uang bulananya sendiri agar anak bisa mengatur keuangannya sendiri nanti. Manajemen keuangan seperti menabung mampu membuat seluruh anggota keluarga menjadi lebih disiplin dan keuangan menjadi lebih stabil. Uang juga akan lebih aman, sisihkan uang sekitar 5% saja dan tabunglah diawal bulan agar uangnya tak terpakai di pertengahan atau di akhir bulan.

Tips Mengatur Keuangan Bagi Remaja

mengatur keuanganSaat diusia muda, kita cenderung suka berberlanja banyak tetapi yang dibeli hanyalah barang-barang yang diinginkan saja dan bukan barang yang sesuai dengan kebutuhan. Membuat uang jajan yang diterima per bulannya malah terbuang cuma-cuma. Kebiasaan ini harus dihentikan sejak dini agar tak berlanjut dan justru merugikan diri sendiri. Saat remaja adalah saat yang tepat untuk mendisiplinkan diri dalam mengatur keuangan. Di bawah ini ada beberapa tips yang bisa diikuti.

1. Buat Anggaran Pengeluaran

Sesaat setelah menerima uang saku, jangan sampai lupa untuk membuat anggaran. Bagilah anaggaran dalam beberapa kategori, seperti uang jajan, uang tabungan, dan uang untuk jalan-jalan dan anggaran tak terduga lainnya. Sebisa mungkin hindari membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan agar pengeluaran menjadi lebih irit. Mengatur keuangan dengan cara ini membantumu lebih disiplin dan menahan dirimu agar tak membeli sesuatu yang tak penting.

2. Jangan Berhutang

Walau uang yang diberikan pada orangtua jumlahnya pas-pasan tapi jangan sampai berhutang pada siapapun. Tahanlah diri jika ingin membeli sesuatu agar keuangan menjadi stabil dan diri menjadi konsisten untuk mengeluarkan uang sia-sia. Jika uang yang diberikan oleh orangtua memang kurang dan sedang membutuhkan yang untuk hal penting lainnya lebih baik minta tambahan saja pada orangtua. Medisiplinkan diri dengan mengatur uang seperti ini akan membawa efek baik kedepannya.

3. Menabung dari Awal

Memang untuk remaja menabung adalah hal sulit untuk dilakukan. Tapi biasakanlah mengatur keuangan dengan cara menabung agar mendapat masa depan yang lebih baik. Tak ada salahnya jika mengorbankan diri untuk tidak membeli barang yang diinginkan atau benar-benar mengirit sejak dini tetapi bisa menikmati hasilnya di masa depan. Hal ini juga akan sangat membantumu saat kesulitan keuangan yang bakal terjadi kapan saja.  

4. Bedakan apa yang “dibutuhkan” dan “diinginkan”

Bukan hanya remaja yang memiliki masalah ini, orang dewasa pun terkadang sulit membedakan apa yang dibutuhkan dan diinginkan. Coba ikuti poin pertama dengan membuat anggaran apa saja yang bakal dikeluarkan untuk sebulan kedepan dan pastikan yang akan dibeli adalah sebuah kebutuhan. Mengatur keuangan memang membutuhkan ketelitian.

Cara Menghemat Uang Untuk Masa Depan Terjamin

cara menghemat uang_Siapa si yang ga suka belanja? Dari yang muda hingga yang tua sangat suka melakukannya. Menurut penelitian bahwa belanja dapat membuat hilang stres. Mungkin memang benar tapi itu berlaku bagi beberapa orang saja. Lantas bagaimana mana dengan orang yang penghasilannya pas-pasan? Itu akan menjadi bencana. Tiba-tiba sudah tak ada uang di akhir bulan, dan Anda tidak mau hal tersebut terjadi bukan? Bisa saja Anda berbelanja namun Anda juga harus memilih belanjaan sesuai dengan kebutuhan dan bukan sesuai keinginan. Berikut ada beberapa cara untuk menghemat yang mungkin bisa membantu Anda.

1. Terapkan kebiasaan murah

Bagi kebanyakan orang kopi adalah teman setia untuk menemani disaat bekerja. Apalagi yang tinggal di perkotaan besar. Banyak sekali cafe-cafe yang menyediakan kopi sebagai menu utama. Harga kopi untuk secangkirnya bisa mencapai Rp 50.000. Tapi Anda bisa menghemat dengan membawa kopi sendiri dari rumah dan menyeduhkan di pantry kantor. dengan begitu Anda akan menghemat sangat banyak. Dibutuhkan kedisiplinan yang tinggi dengan cara menghemat uang yang satu ini.

2. Periksa pengeluaran perminggunya

Ini adalah salah satu faktor penting untuk menghemat terbaik bagi Anda. Dengan memeriksa apa saja yang sudah Anda belanjakan maka dengan otomatis Anda jadi tahu apa saja yang tidak boleh dibeli lagi dan mengurangi pengeluaran untuk minggu berikutnya. Hal ini menjadi cara menghemat uang yang wajib hukumnya dilakukan setiap minggunya.

3. Cari sebab dan temukan solusinya

Banyak dari Anda yang tidak sadar bahwa hal kecil mampu mempengaruhi pengeluaran. Mulai dari nongkrong-nongkrong bersama teman di kedai atau menghabiskan waktu luang dengan berbelanja hal yang sebenarnya tidak terlalu Anda butuhkan. Ada baiknya Anda sadar akan hal ini dari awal agar tidak menjadi kebiasaan buruk yang membuat uang terpakai cuma-cuma. Sebaiknya cari solusi untuk menghentikannya. Cara menghemat uang seperti hanya berbelanja diawal bulan, begitu juga dengan nongkrong dan jalan-jalan akan menjadi cara terbaik untuk menyimpan uang.

4. Berhemat secara perlahan

Niatkan diri Anda jika ingin menghemat. Berhemat secara terburu-buru malah akan membuat cara menghemat uang Anda menjadi kacau. Mulailah dari minggu pertama dengan membeli barang-barang yang menjadi kebutuhan pokok dan lakukan lagi secara perlahan di minggu berikutnya.

Begini Cara Mengelola Uang Dengan Bijak

mengelola keuanganBanyak orang yang sudah memiliki gaji tetapi kurang mengerti cara mengatur keuangannya sendiri. Akibatnya dana uang yang didapatkan terbuang begitu saja padahal banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Mengelola keuangan memang bukan hal yang mudah bagi kebanyakan orang. Sangat penting untuk tahu cara yang benar soal mengatur keuangan karena akan berpengaruh di masa tua nanti, agar membuat diri kita sendiri tidak repot memikirkan dana hari tua. Di bawah ini ada beberapa cara bijak dalam mengelola keuangan yang mungkin bisa membantu Anda.

1. Sisihkan beberapa persen dari penghasilan Anda

Mengelola keuangan bisa dalam bentuk investasi, salah satunya dengan menyisihkan perngahasilan per bulannya. Bisa dalam bentuk deposito, tabungan, emas, dan saham. Sebelum membelanjakan uang Anda untuk kebutuhan sehari-hari ada baiknya terlebih Anda menyimpan beberapa persen dari gaji. Ini adalah salah satu trik untuk menekan pemborosan diawal bulan dan agar Anda lebih disiplin dan lebih mengerti tentang kebijakan menggunakan uang.

2. Jangan lupa sisihkan dana cadangan untuk hal tak terduga

Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup yang Anda jalani. Mungkin bisa saja Anda terkena sakit mendadak, kecelakaan atau hal buruk lain yang bakal menimpa Anda. Maka dari itu, menyisihkan dana cadangan adalah cara mengelola keuangan yang tepat untuk masa depan yang baik. Tidak semua orang mau membantu dan tidak semuanya peduli apa yang terjadi dengan Anda.

3. Rutin melakukan evaluasi terhadap pengeluaran dana bulanan

Meninjau setiap dana yang dikeluarkan setiap bulannya adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Berapa yang sudah dibelanjakan, uang yang diinvestasikan, dan pengeluaran dadakan. Bila suatu waktu ada anggaran tak terduga maka Anda harus menilitinya dan menyimpulkan kenapa harus mengeluarkan dana tersebut. Setelah itu, perkirakan langkah-langkah untuk memperbaiki pengeluaran tak terduga itu pada bulan berikutnya gara saat Anda mengelola keuangan tidak lagi terjadi hal yang sama.

4. Berhati-hati saat membelanjakan uang

Saat berbelanja terkadang kita ingin membeli semua yang ada dan tanpa sadar uang yang kita miliki semakin berkurang. Buanglah kebiasaan buruk ini, jangan sampai Anda tergoda dengan diskon yang ditawarkan atau dengan menu dan makanan baru yang ingin cicipi. Usahakan hidup dengan sederhana dengan mengelola keuangan secara bijak dan tepat.